Bahaya Menggendong Tas di Satu Bahu: Risiko Nyeri Kronis, Cedera Bahu, hingga Masalah Tulang Belakang

 

Kebiasaan membawa tas hanya pada satu sisi bahu, yang sering dilakukan demi gaya atau kenyamanan, ternyata menyimpan risiko serius bagi kesehatan jika dilakukan terus-menerus. Para ahli ortopedi memperingatkan bahwa praktik ini dapat menyebabkan kerusakan bertahap pada bahu dan tulang belakang.

Menurut Dr. Aditya Sai, Konsultan Senior Ortopedi Bedah Bahu, Artroskopi & Kedokteran Olahraga, tubuh manusia dirancang untuk seimbang. Ketika beban tas tidak terdistribusi secara merata, satu sisi sistem muskuloskeletal akan dipaksa bekerja lebih keras, yang berpotensi memicu nyeri kronis dan masalah sendi.

Dampak Buruk Tas Satu Bahu pada Otot dan Sendi

Tekanan tidak seimbang akibat tas satu bahu dapat menyebabkan iritasi pada otot-otot penting, seperti otot trapezius atas dan rotator cuff di sekitar tulang belikat, punggung atas, dan leher. Serangan mikrotrauma (cedera mikro) berulang akan mengakibatkan:

  • Kelelahan otot dan peradangan.
  • Impingement bahu (jepitan).
  • Risiko artritis bahu dini (radang sendi) karena tekanan kumulatif pada sendi akromioklavikular dan glenohumeral.

Dr. Aditya Sai menekankan bahwa kerusakan jangka panjang dari kebiasaan ini sama berbahayanya dengan cedera traumatis. Tanda bahaya awal yang paling umum adalah ketegangan otot yang memicu peradangan.

Risiko Masalah Tulang Belakang dan Postur Tubuh

Dampak kebiasaan menggendong tas di satu sisi tidak hanya terbatas pada bahu. Ketidakseimbangan otot bahu akan meluas ke tulang belakang, memaksa tulang belakang miring sebagai upaya kompensasi agar tubuh tetap tegak. Ketidakseimbangan ini berujung pada:

  • Perubahan postur tubuh.
  • Kekakuan leher.
  • Sakit kepala akibat ketegangan otot dan posisi tubuh yang tidak seimbang.

Orang dengan ketidakstabilan bahu atau riwayat cedera sebelumnya lebih rentan mengalami dampak ini.

Tips Sehat Mencegah Cedera Saat Membawa Tas

Untuk mengurangi risiko cedera bahu dan punggung, Dr. Sai menyarankan langkah-langkah berikut:

  1. Pilih Tas yang Tepat: Gunakan tas dengan tali yang lebar dan empuk untuk membantu mendistribusikan beban secara merata di kedua bahu.
  2. Batasi Berat Tas: Pastikan berat tas tidak melebihi 10-15% dari berat badan Anda.
  3. Atur Posisi Barang: Simpan barang-barang terberat sedekat mungkin dengan tubuh.
  4. Ganti Sisi: Jika terpaksa menggunakan tas bertali satu, sering-seringlah mengganti sisi bahu yang menopang.
  5. Perkuat Otot: Lakukan latihan penguatan bahu dan postur tubuh secara rutin.
Baca Juga: —  7 Rekomendasi Wisata di Sekitar Stasiun Kediri, Murah dan Mudah Dijangkau

Author

  • khafidh

    Owner khafi.id. Dan berkeinginan mendirikan "Jobless Foundation", sebuah kelompok para pengangguran yang tetap berusaha eksis dan berusaha mempengaruhi orang agar tetap nganggur.

    Pernah beberapa kali bekerja menjadi layouter di media lokal dan selalu dipecat secara tidak hormat, karena tidak bisa disiplin. Tapi belum pernah korupsi.

    Pernah pula bercita-cita menjadi sarjana, tapi gagal.

     

Bagikan Artikel ini: