Tetapkan 8 Prioritas Pelanggaran, Polres Ponorogo Terjunkan 300 Personel Gabungan dalam Operasi Zebra Semeru 2025

Antara
Polres Ponorogo menerjunkan 300 personel gabungan dalam Operasi Zebra Semeru 2025. (Foto: Antara)

PONOROGONEWS.ID – Operasi Zebra Semeru 2025 mulai dilakukan oleh Polres Ponorogo. Sebanyak 300 personel gabungan diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut. Digelar sejak 17 November hingga 30 November 2025 operasi Zebra Semeru 2025, pengamanan terpadu ini melibatkan sejumlah instansi terkait.

AKP Dewo Wishnu Setya selaku Kasat Lantas Polres Ponorogo menjelaskan kepada wartawan, ratusan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, BPBD, Dinas Perhubungan, serta beberapa lembaga pendukung lainnya.

“Ada 300 personel gabungan yang kami siagakan dalam Operasi Zebra Semeru 2025 ini,” ujar Dewo saat apel gelar pasukan di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (17/11/2025).

Baca Juga: —  Ponorogo Raih Predikat Terbaik Penegakan Hukum Cukai di Wilayah Madiun Raya

Dalam operasi Zebra Semeru 2025 ini, kepolisian menetapkan delapan prioritas pelanggaran, di antaranya pengendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM serta pelanggaran batas kecepatan. Pelanggaran seperti tidak mengenakan helm berstandar SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, hingga penggunaan ponsel saat berkendara juga menjadi sasaran penindakan.

Selain itu, pengendara yang melawan arus, berkendara dalam kondisi terpengaruh alkohol, serta membawa penumpang lebih dari satu orang turut menjadi fokus penegakan.

“Mekanisme penindakan kami bagi dua, yakni kegiatan preemtif dan preventif. Selain sosialisasi, kami juga melakukan penindakan melalui tilang manual,” katanya.

Baca Juga: —  Jeep Rubicon dan BMW Milik Direktur RSUD Ponorogo Disita KPK, Jadi Barang Bukti Kasus Suap

Oleh karenanya, Kasat Lantas Polres Ponorogo itu mengingatkan supaya masyarakat selalu mematuhi aturan lalu lintas serta melengkapi dokumen kendaraan. Ia menilai peningkatan disiplin berlalu lintas menjadi langkah penting guna menekan angka kecelakaan serta mengantisipasi aksi balap liar.

“Kami terus menyosialisasikan tertib lalu lintas ke sekolah-sekolah dan komunitas agar budaya berkendara yang aman dan beretika semakin terbentuk,” imbuhnya.***

 

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: