Serius Menjadi Pusat Destinasi Wisata di Jawa Timur, Ponorogo Luncurkan 10 Kalender Event

Serius Menjadi Pusat Destinasi Wisata di Jawa Timur, Ponorogo Luncurkan 10 Kalender Event

PONOROGONEWS.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menguatkan sektor pariwisata kembali ditegaskan. Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Pemkab secara resmi meluncurkan 10 kalender event unggulan tahun 2026 yang berbasis desa dan kearifan lokal. 

Langkah ini sekaligus menandai keseriusan Ponorogo dalam memposisikan diri sebagai salah satu pusat destinasi wisata budaya di Jawa Timur.

Kesepuluh event tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan merepresentasikan kekayaan tradisi lokal Ponorogo. Daftar KEPO 2026 meliputi:

Baca Juga: —  Malam Tahun Baru Banyak Event di Ponorogo, Tapi Tanpa Kembang Api

Culture Fest Desa Carangrejo, Kecamatan Sampung

Hastungkara Brata Desa Klepu, Kecamatan Sooko

Kirab Tirta Amarta Suci Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung

Kirab Pusaka Boyong Keprabon Desa/Kecamatan Sooko

Ritual Adat Selan dan Gong Gumbeng Desa Wringinanom, Kecamatan Sambit

Puja Astungkara Desa Bancangan, Kecamatan Sambit

Lokangan Desa Senepo, Kecamatan Sooko

Sedekah Budaya Desa Ngendut, Kecamatan Balong

Festival Plunturan Desa Plunturan, Kecamatan Pulung

Bedingin Bungah Desa Bedingin, Kecamatan Sambit

Baca Juga: —  Di Hadapan Aisyiyah, Bunda Lis Ingatkan Ancaman Disintegrasi di Media Sosial

Tak berhenti pada 10 event unggulan tersebut, Disbudparpora Ponorogo juga mengumumkan 50 Calendar of Event 2026 yang akan digelar sepanjang tahun, dimulai sejak Januari. Kalender ini dirancang untuk menjaga ritme kunjungan wisatawan sekaligus memberi ruang promosi berkelanjutan bagi desa-desa wisata di Ponorogo.

Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha, menyebut salah satu agenda besar yang tetap menjadi andalan adalah Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP). Event ikonik tersebut kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN).

“Salah satunya Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang tahun ini kembali masuk Kharisma Event Nusantara. Ini tahun keenam FNRP masuk KEN,” jelas Judha.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan bahwa peluncuran kalender event ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem pariwisata daerah, terutama melalui keterlibatan desa dan pelaku ekonomi kreatif.

“Harapan besar saya semoga banyak giat-giat dari Ponorogo sehingga bisa mendatangkan wisatawan. Dikarenakan memang kan kita juga sudah masuk di UCCN (UNESCO Creative Cities Network), jadi itu harus dipertahankan,” pungkasnya.

Dengan rangkaian kalender event tersebut, Ponorogo tidak hanya menawarkan tontonan budaya, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai daerah tujuan wisata yang konsisten, terencana, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.***

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: