
PONOROGONEWS.ID – Langkah Persepon Ponorogo di ajang Liga 4 Jawa Timur kian berat. Laskar Suromenggolo kembali gagal meraih poin penuh setelah menelan kekalahan pada laga kedua Grup HH, sekaligus membuat peluang lolos ke babak 16 besar semakin menipis.
Bertanding di Stadion Anjuk Ladang, Persepon sejatinya memulai pertandingan dengan penuh kepercayaan diri. Bahkan, tim kebanggaan masyarakat Ponorogo itu mampu unggul cepat saat laga baru berjalan dua menit. Gol pembuka dicetak Ali Mustofa yang sukses memanfaatkan peluang di awal pertandingan.
Keunggulan Persepon bertambah pada menit ke-15. Tendangan keras Riky tak mampu dibendung penjaga gawang PSID Jombang, membuat skor berubah menjadi 2-0. Hingga turun minum, Persepon masih memimpin dan tampil cukup dominan di babak pertama.
Namun situasi berbalik drastis selepas jeda. Memasuki babak kedua, Persepon Ponorogo terus mendapat tekanan dari PSID Jombang. Serangan demi serangan akhirnya berbuah petaka. Tim tuan rumah berhasil mencetak lima gol balasan dan menutup laga dengan kemenangan telak.
Pelatih Persepon Ponorogo, Agus Triyono, mengakui bahwa kondisi fisik pemain menjadi faktor utama kekalahan tersebut. Menurutnya, performa tim menurun drastis di babak kedua akibat stamina yang tidak optimal.
“Para pemain bisa bermain dengan bagus pada babak pertama, tapi kemudian drop pada babak kedua karena fisik yang kurang,” ujarnya.
Agus juga menyebut minimnya waktu persiapan sebagai kendala serius. Persepon hanya menjalani persiapan singkat, jauh berbeda dengan tim-tim lain yang sudah berlatih selama dua hingga tiga pekan sebelum kompetisi dimulai.
“Kita nggak ada persiapan sama sekali, awalnya memang bagus cuma karena stamina nggak ada akhirnya gembos pada babak kedua,” jelas Agus.
“Tidak ada staminanya sama sekali, persiapan nggak ada sekali latihan langsung main,” tambahnya.
Hasil ini membuat Persepon Ponorogo terpuruk di dasar klasemen Grup HH Liga 4 Jawa Timur. Dengan posisi tersebut, peluang untuk menembus babak 16 besar kini terbilang sangat kecil.
Meski demikian, Agus menegaskan timnya tetap akan berjuang maksimal pada laga terakhir melawan PS Mojokerto Putra yang dijadwalkan berlangsung Jumat (9/1/2025). Ia optimistis para pemain akan tetap tampil all out meski peluang lolos kian tipis.
“Kita menampilkan yang terbaik aja, saya nggak meragukan anak-anak (akan menampilkan yang terbaik),” pungkasnya.***




