
PONOROGONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali menegaskan komitmennya sebagai badan publik yang konsisten menjalankan keterbukaan informasi.
Hal itu dibuktikan dengan diraihnya Keterbukaan Informasi (KI) Awards Jawa Timur 2025, yang diserahkan langsung oleh Komisi Informasi Jawa Timur (KI Jatim) kepada Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, pada malam penganugerahan di Aston Hotel Bojonegoro, Sabtu (29/11/2025).
Pemkab Ponorogo menjadi salah satu dari 22 kabupaten/kota di Jawa Timur yang berhasil lolos tahap self assessment questionnaire (SAQ) dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025.
Di wilayah eks Karesidenan Madiun, hanya Pemkab Ponorogo, Pemkab Magetan, dan Pemkot Madiun yang mampu menembus tahap tersebut.
Menggenggam penghargaan itu, Lisdyarita menyampaikan rasa syukurnya dan menegaskan bahwa prestasi tersebut akan menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas layanan keterbukaan informasi di Ponorogo.
“Alhamdulillah, Pemkab Ponorogo mendapat penghargaan kategori Menuju Informatif. Ini menjadi penyemangat untuk terus memperluas layanan keterbukaan informasi, tidak hanya di perangkat daerah, tetapi juga hingga kecamatan, kelurahan, dan desa,” ujarnya.
Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Lis, mengakui bahwa skor keterbukaan informasi Ponorogo dari tahun ke tahun masih mengalami fluktuasi. Pada 2024, Ponorogo bahkan sempat menembus peringkat 9 besar badan publik informatif di Jawa Timur.
Namun baginya, pencapaian tahun ini bukanlah garis akhir.
“Ini bukan titik akhir, melainkan batu loncatan. Harapan kami, Ponorogo semakin menguat sebagai daerah yang tidak hanya mematuhi regulasi, tetapi juga membangun budaya transparansi yang tumbuh di seluruh lini pemerintahan,” tegasnya.
Selain menjadi tolok ukur kepatuhan terhadap regulasi, keterbukaan informasi dipandang sebagai pintu penting dalam memastikan pengawasan publik berjalan sehat dalam sistem demokrasi.
Ketika informasi disampaikan secara terbuka dan mudah diakses, kepercayaan masyarakat akan meningkat, dan partisipasi publik dalam pembangunan pun akan semakin kuat.***ADV



