Ponorogo Kids Festival 2026: Merajut Harapan Lewat Goresan Warna Anak Negeri

Ponorogo Kids Festival 2026: Merajut Harapan Lewat Goresan Warna Anak Negeri

PONOROGONEWS.ID – Pada Sabtu pagi yang cerah (24/1/2026), Halaman Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo berubah menjadi lautan warna. Ribuan anak-anak dari PAUD dan TK se-Ponorogo hadir bersama orang tua mereka, membawa krayon, pensil warna, hingga spidol berbagai rupa. 

Suasana meriah itu menjadi bagian dari Ponorogo Kids Festival, sebuah gelaran bertema “Anak Sehat, Ibu Cerdas, Ponorogo Hebat” yang diselenggarakan Karang Taruna Kabupaten Ponorogo.

Sejak pukul delapan pagi, area Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo mulai dipenuhi peserta. Beberapa anak tampak duduk rapi di atas tikar, sementara lainnya menyiapkan alat mewarnai dengan antusias. 

Senyum, canda, hingga teriakan riang terdengar di berbagai sudut, menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan hanya lomba bagi anak-anak, tetapi juga momen kebersamaan keluarga.

Baca Juga: —  Tambang di Kawasan Telaga Ngebel Tidak Boleh Bertambah, Apa yang Akan Dilakukan Pemkab?

Ponorogo Kids Festival mencatatkan angka partisipasi yang mencolok: sekitar 1.700 peserta. Mereka terdiri dari pasangan ibu-anak, bapak-anak, hingga pendamping keluarga lain yang datang memberikan dukungan penuh.

Bagi Karang Taruna Ponorogo, festival ini lebih dari sekadar kegiatan kreatif. Didukung penuh oleh Dexa Medica, acara ini menjadi kampanye untuk pencegahan stunting dan pola hidup sehat bagi keluarga.

Ketua Panitia, Suprayitno, mengakui bahwa agenda besar tersebut telah disiapkan sejak jauh hari.

“Rencananya kegiatan ini dilaksanakan pada Desember 2025, tapi alhamdulillah dapat terlaksana pada Januari 2026. Total peserta sekitar 1.700 yang terdiri dari ibu dan anak,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa lomba mewarnai dipilih bukan untuk menonjolkan persaingan, melainkan sebagai ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri.

“Bukan soal siapa yang menang atau kalah. Kami lebih menekankan pada kreativitas anak-anak,” ujarnya.

Baca Juga: —  Dishub Ponorogo: Truk Tambang Boleh Beroperasi Asal Patuhi Aturan, Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

Ponorogo Kids Festival menjadi pembuka agenda besar Karang Taruna di tahun 2026, dan setelah ini Suprayitno menyebut pihaknya akan terus merancang kegiatan-kegiatan edukatif yang dapat menumbuhkan kreativitas, kepedulian sosial, dan keberanian anak-anak untuk berkarya di lingkungan mereka.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Ponorogo, Sayid Asfari, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Karang Taruna dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.

“Karang Taruna punya tugas dan tanggung jawab untuk mencegah stunting. Ketika anak sehat dan ibu sehat, maka generasi yang lahir adalah generasi cerdas yang tumbuh maksimal,” jelas Sayid.

Ia berharap semangat hidup sehat yang digaungkan dalam festival dapat menyebar lebih luas, tidak hanya berhenti pada para peserta.

“Kami ingin peserta yang hadir bisa menyebarkan semangat untuk hidup sehat, kuat, dan bersama-sama membangun Indonesia dalam kerangka positif,” tutur Sayid.

Saat kegiatan mendekati akhir, ratusan gambar hasil karya anak-anak terhampar indah di tangan mereka ada yang penuh warna cerah, ada yang sederhana dengan guratan polos, ada pula yang menggambarkan imajinasi luas. Namun satu hal yang sama: ekspresi bangga terpancar di wajah mereka.***

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: