Pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di Ponorogo Bakal Dipercepat, Ini yang Dilakukan Pemkab

Profil Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita jadi Sosok Perempuan Pertama yang Memimpin Bumi Reog

PONOROGONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, terus memacu realisasi pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh desa dan kelurahan.

Program strategis berskala nasional ini ditargetkan selesai sepenuhnya pada Maret 2026 guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

Saat ini, proses pembangunan fisik koperasi telah dimulai di sejumlah wilayah. Dari total 307 desa dan kelurahan di Ponorogo, sebagian sudah memasuki tahap pengerjaan awal.

“Dari total 307 desa dan kelurahan di Ponorogo, sebanyak 105 wilayah telah memulai pembangunan fisik koperasi,” kata Asisten Bidang Perekonomian Setda Ponorogo, Harjono, di Ponorogo, Rabu.

Meski digenjot dengan target waktu yang ketat, pembangunan Koperasi Merah Putih masih dihadapkan pada berbagai kendala, terutama terkait kesiapan dan legalitas lahan.

Menurut Harjono, tidak semua desa yang memiliki lahan bisa langsung memanfaatkannya untuk pembangunan koperasi.

“Dari seluruh desa dan kelurahan, sekitar 198 sudah memiliki lahan yang sesuai. Sisanya masih terkendala perizinan, status aset, maupun kepemilikan lahan,” kata Harjono lagi.

Ia merinci, sejumlah lahan yang belum bisa digunakan berada di kawasan Perhutani, tercatat sebagai aset milik pemerintah, atau tidak memenuhi standar teknis untuk pendirian bangunan koperasi.

Kendati menghadapi tantangan tersebut, Pemkab Ponorogo menegaskan komitmennya untuk menuntaskan program KMP.

Setiap desa dan kelurahan diwajibkan memiliki satu unit Koperasi Merah Putih, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Seluruh desa dan kelurahan sudah mengantongi surat keputusan pendirian koperasi. Pembangunan fisik akan disesuaikan dengan kesiapan lahan masing-masing,” ujarnya.

Sinergi lintas sektor pun terus diperkuat untuk mengejar target. Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh. Farauk Saputra, menyebut kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat menjadi faktor penentu keberhasilan program ini.

Baca Juga: —  KPK Bawa 3 Koper Berisi Dokumen Penting dari Dinas PUPKP Ponorogo

“Beberapa lokasi sudah mulai dibangun dengan progres sekitar 15 hingga 20 persen. Koordinasi terus kami lakukan agar target penyelesaian bisa tercapai,” katanya.

Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Pemkab Ponorogo optimistis Koperasi Merah Putih akan menjadi penggerak utama ekonomi desa serta memperkuat kemandirian masyarakat di tingkat bawah.***

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: