
Ngawi PONOROGONEWS.ID – Peluang kerja di Kabupaten Ngawi kian terbuka lebar. Hingga akhir 2025, tercatat 16 perusahaan besar telah beroperasi di wilayah ini, termasuk delapan perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang bergerak di sektor alas kaki, garmen, dan mainan anak.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Tenaga Kerja, dan Koperasi (DPPTK) Ngawi, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, menyebutkan potensi penyerapan tenaga kerja di Ngawi masih sangat besar hingga tahun depan.
“Sebagian posisi membutuhkan keterampilan khusus seperti menjahit, tapi banyak juga yang bisa diisi tanpa keahlian teknis, seperti bagian gudang dan pengiriman,” jelas Nilam, Jumat (31/10).
Meski peluang terbuka lebar, Pemkab Ngawi masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas pelatihan tenaga kerja. Saat ini daerah tersebut belum memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) mandiri.
“Pelatihan sementara dilakukan lewat program pemagangan bersama perusahaan mitra,” tambahnya.
Sejumlah perusahaan baru juga tengah bersiap merekrut tenaga kerja. Salah satunya PT Sintech, produsen alas kaki yang akan memproduksi merek internasional Skechers. Rekrutmen tenaga kerja untuk pabrik tersebut dijadwalkan pada Maret 2026.
Selain itu, PT Royal Regent juga berencana membuka lowongan besar-besaran dengan potensi penyerapan hingga 10.000 pekerja, sebagian besar untuk posisi tanpa keahlian teknis.
“Pemkab terus memutakhirkan data kebutuhan tenaga kerja agar informasi lowongan bisa cepat tersampaikan ke masyarakat,” pungkas Nilam.




