
PONOROGONEWS.ID – Konsep perayaan Hari Santri Nasional 2025 di Ponorogo tahun ini dikemas semenarik mungkin agar mampu menjangkau generasi muda. Salah satunya adalah perhelatan Santri Vaganza yang penuh kreativitas. Ketua Panitia Santri Vaganza, Baharuddin Harahap, mengatakan pihaknya ingin menghapus stigma lama terhadap pesantren dan memperkenalkan santri sebagai sosok yang kreatif, modern, dan inspiratif.
“Pada prinsipnya, judul Santri Vaganza ini juga untuk mempertimbangkan gerakan Ayo Mondok. Caranya adalah dengan membuat kegiatan agar santri terlihat funky, keren, supaya anak-anak usia belajar tergerak hatinya agar masuk pondok,” ujar Baharuddin.
Dalam Santri Vaganza, pihaknya ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tidak ragu memasukkan anaknya ke pondok pesantren. Hal ini juga sejalan dengan Gerakan Nasional Ayo Mondok.
“Pesan yang kita sampaikan melalui Santri Vaganza itu adalah bahwa pesantren itu up to date. Pendidikan yang ada di dalamnya penuh dengan kreatifitas. Melalui penampilan santri di panggung, mulai dari gambus, orkestra, nasyid, hingga kehadiran Kiai Kanjeng, kita ingin masyarakat tahu bahwa santri itu memiliki banyak bakat dan potensi,” jelasnya.
Tak cukup berhenti di situ, perayaan HSN 2025 ini juga diisi dengan program Sosialisasi Pesantren Sehat. Program ini bertujuan membentuk Santri Husada sebagai tim kesehatan internal pesantren, lengkap dengan alat kesehatan yang disalurkan secara bertahap.
“Santri Husada itu ibarat bagian kesehatan di dalam pondok. Tidak hanya sosialisasi, tapi juga pemberian alkes seperti tensimeter dan alat pemeriksaan dasar. Tahun ini 32 pesantren akan menerima bantuan ini, dan akan terus bergulir sampai semua pesantren di Ponorogo mendapatkannya,” pungkasnya.
Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 Kabupaten Ponorogo akan dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 20 Oktober hingga 19 November 2025. Pada Senin, 20 Oktober 2025 digelar Khotmil Quran yang serentak di Pendopo Kabupaten dan seluruh kecamatan se-Kabupaten Ponorogo.
Pada Selasa, 21 Oktober 2025 digelar Sosialisasi Program Pesantren Sehat & Penyerahan Bantuan Alat Kesehatan, Sarasehan Gerakan Nasional Pesantren Menuju ICH UNESCO, dan Launching GAMEDIA NETWORK yang menghadirkan Charly Van Houten.
Sementara itu pada Rabu, 22 Oktober 2025 digelar Apel Hari Santri Nasional, Muhalaqah (Muhasabah & Halaqah), dan SANTRIvaganza Night yang menghadirkan Sabrang MDP dan Kiai Kanjeng.
Pada 9 November 2025 digelar Santri Run 2025, sedangkana pada Rabu, 19 November 2025 dihadirkan Mafia Sholawat, Pengajian dan sholawat akbar bersama KH Muhammad Ali Shodiqin dan KH Anwar Zahid.***




