
PONOROGONEWS.ID – Penyidikan terhadap kasus suap dan gratifikasi yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kini menjalar ke megaproyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP).
Sejumlah fakta bermunculan yang berkaitan dengan pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban yang berlokasi di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo.
Diketahui, empat pejabat sudah ditetapkan sebagai tersangka usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Usai OTT yang menjerat Bupati Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Dirut RSUD dr Harjono Yunus Mahatma, dan Sucipto (kontraktor), sejumlah dokumen terkait megaproyek MRMP turut disita oleh lembaga anti rasuah itu. KPK berpeluang mengembangkan kasus tindak pidana korupsi lainnya.
Berikut fakta-fakta terbaru Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo yang disorot usai OTT Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo lainnya:
Disbudparpora Digeledah
Dua hari berturut-turut usai OTT yang menyeret nama eks Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, KPK menggeledah kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menginformasikan pihaknya masih mendalami dugaan kasus korupsi di Kabupetn Ponorogo.
Sementara itu, Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, menyampaikan proaktif dan sikap melayani dokumen apapun yang dibutuhkan oleh KPK.
“Kita proaktif. Dokumen apa saja yang dibutuhkan kita layani, kita sangat mendukung,” ungkap Judha Slamet Sarwo Edhi kepada awak media.
Progres MRMP Lambat
Pembangunan MRMP merupakan megaproyek yang dikelola oleh Disbudparpora Kabupaten Ponorogo. Proyek yang terletak di kawasan gunung gamping Kecamatan Sampung ini menuai sorotan akibat progres lambat dan pembengkakan anggaran.
Alamat Pemenang Tender
Perusahaan yang menjadi pemenang tender atas megaproyek MRMP adalah PT Widya Satria yang beralamatkan di Jl. Ketintang Permai Blok BB No. 20, Surabaya.
Anehnya, alamat perusahaan tersebut berada di wilayah yang sama dengan lokasi kediaman Sugiri Sancoko yang terseret kasus korupsi. Rumah itu digunakan keluarga Sugiri ketika ia menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur, sebelum jadi Bupati Ponorogo.
Pintu Masuk bagi KPK
Kasus suap dan gratifikasi yang diselidiki oleh KPK menjadi pintu masuk bagi lembaga anti rasuah itu untuk menelusuri praktik dugaan tipikor di sektor lainnya di wilayah Ponorogo, termasuk penelusuran terhadap pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban.***




