Bunda Lisdyarita Berjanji Buat Sirkuit Balap Demi Memunculkan Pembalap-Pembalap dari Bumi Reog

Bunda Lisdyarita Berjanji Buat Sirkuit Balap Demi Memunculkan Pembalap-Pembalap dari Bumi Reog

PONOROGONEWS.ID – Per 2027 masyarakat Ponorogo bakal menanti dengan harap adanya sirkuit baru untuk perlombaan motor. Hal tersebut setelah Bunda Lisdyarita mengatakan harapannya untuk memiliki sirkuit di Bumi Reog.

Saat melihat Ajang Jatim Racing Series Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2025, Lisdyarita berjanji akan membangun sirkuit balap yang representatif untuk pembalap-pembalap muda dari bumi Reog.

“Ke depan semoga kegiatan seperti ini semakin sering digelar. Mudah-mudahan pada 2027 nanti kita sudah bisa menyiapkan anggaran untuk pembangunan sirkuit,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Ajang Jatim Racing Series Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2025 mencapai puncaknya di Kabupaten Ponorogo. Seri keenam yang sekaligus menjadi grand final ini menutup rangkaian balapan bergengsi yang sebelumnya digelar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Baca Juga: —  Soal Ngasinan dan Kebiasaan Kita Menganggap Perilaku Korup Itu Biasa

Sepanjang tahun 2025, Jatim Racing Series Kejurprov berlangsung dalam enam seri. Seri pertama digelar di Bondowoso, dilanjutkan Tulungagung, kembali ke Bondowoso, kemudian Pamekasan, Kota Batu Malang, dan akhirnya Ponorogo dipercaya menjadi tuan rumah penutup sekaligus grand final.

Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, Pramudyo, menjelaskan bahwa penunjukan Ponorogo sebagai lokasi seri terakhir merupakan hasil keputusan panitia penyelenggara melalui mekanisme organisasi.

“Total ada enam seri. Seri kelima kemarin dilaksanakan di Kota Batu, dan seri keenam sekaligus grand final dipilih di Ponorogo,” jelas Pramudyo.

Ia menambahkan, IMI Jawa Timur secara rutin menggelar Kejurprov setiap tahun, sementara jumlah dan lokasi seri ditentukan melalui rapat kerja provinsi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan otomotif.

Baca Juga: —  Gelar Baru Bunda Lisdyarita dan Harapan Munculnya Atlet Baru Dunia Otomotif

Pada gelaran tahun ini, 324 starter tercatat ambil bagian dalam 24 kelas balapan. Para pembalap datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga Jawa Tengah dan Bali, menunjukkan tingginya antusiasme serta ketatnya persaingan di ajang tersebut.***

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: