Pembangunan Jembatan Wagir Lor Tetap Jaga Aksesibilitas Warga

Pembangunan Jembatan Wagir Lor Tetap Jaga Aksesibilitas Warga (Kominfo Ponorogo

PONOROGONEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Ponorogo memastikan akses penghubung wilayah di Desa Wagir Lor tetap dapat digunakan masyarakat selama proses pembangunan jembatan berlangsung. Hal tersebut dilakukan dengan menyiapkan jembatan sementara sebagai solusi menjaga konektivitas warga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap. Selain membangun jembatan sementara, pemerintah daerah juga mempersiapkan pembangunan jembatan permanen.

“Kami mengupayakan agar selama proses pembangunan berlangsung, akses jalan tetap dapat dilewati masyarakat. Oleh karena itu, jembatan sementara tetap dibangun sembari mempersiapkan pembangunan jembatan permanen,” ujar Jamus.

 

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menambahkan bahwa jembatan sementara tersebut diperuntukkan bagi kendaraan roda dua. Sementara untuk pembangunan jembatan permanen masih menunggu lampu hijau dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Untuk masyarakat Desa Wagir Lor dan sekitarnya, pemerintah daerah membangun jembatan sementara yang dapat dilalui kendaraan roda dua, sembari mengajukan pembangunan jembatan permanen ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Menurut Lisdyarita, sebelumnya pemerintah daerah mempertimbangkan penguatan jembatan swadaya milik masyarakat. Namun, demi aspek keselamatan dan keberlanjutan, diputuskan untuk membangun jembatan sementara, sembari menunggu dana dari pemerintah provinsi Jawa Timur untuk pembangunan jembatan permanen.

“Hari ini telah dilakukan proses pembangunan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua. Dengan demikian, konektivitas antar wilayah tetap terjaga sambil menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen,” tambahnya.

Pembangunan jembatan sementara tersebut didanai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ponorogo.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan IX, Miseri Efendi, menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan jembatan permanen melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: —  Per November 2025 Terdapat 22 Titik Bencana Longsor, Masyarakat Ponorogo Harus Waspada

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo serta rekan-rekan di Dapil IX untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan jembatan ini kepada Gubernur Jawa Timur, khususnya terkait dukungan pendanaan melalui Belanja Tidak Terduga APBD Provinsi,” ujarnya.

Ia berharap, apabila dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat direalisasikan, pembangunan jembatan permanen dapat segera dilaksanakan sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Jika dana BTT dari Provinsi Jawa Timur mendapatkan lampu hijau dari ibu Gubernur, saya harap tidak berlama-lama, apakah April atau Juli sudah bisa dikerjakan, sehingga jembatan ini tidak hanya bisa dilewati oleh roda dua, tapi juga oleh roda empat,” jelasnya.

Berdasarkan estimasi awal, kebutuhan anggaran pembangunan jembatan permanen tersebut diperkirakan sekitar Rp4 miliar dan saat ini masih dalam proses koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Total daripada jembatan itu kemarin kita perkirakan sekitar 4 miliar sekian. Nah ini yang akan kita koordinasikan dengan pemprov, dengan ibu gubernur agar sebagian dari dana BTT bisa dialokasikan untuk pembangunan jembatan di Wagir Lor ini,” pungkasnya.

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: