
PONOROGONEWS.ID – UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo kembali menegaskan reputasinya sebagai gudang atlet pencak silat. Menutup akhir tahun 2025, Forum Pencak Silat Mahasiswa (FPSM) UIN Ponorogo berhasil merebut gelar Juara Umum pada Kejuaraan STUDENT NGAWI LEAGUE SERIES 1 2025 yang digelar di Kabupaten Ngawi, 20–21 Desember 2025.
FPSM UIN Ponorogo yang terdiri dari perguruan IKS PI Kera Sakti dan Pagar Nusa, serta tergabung bersama Laskar Srigati, sukses memboyong total 10 medali, masing-masing 6 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Bung Hatta, Kabupaten Ngawi, menempatkan Laskar Srigati di puncak klasemen perolehan medali cabang pencak silat.
Secara khusus, FPSM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berhasil meraih Juara Umum I Kontingen Terbaik Forum Pencak Silat Mahasiswa serta Juara Umum II Kategori Tanding Kelas Dewasa, dengan raihan 4 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Official FPSM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Ahmad Fahdrijal Azzam, menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan 10 atlet pencak silat yang bertanding di empat kelas/kategori dalam kejuaraan tersebut.
“Prestasi pada kejuaraan kali ini sangat membanggakan. Hal ini tidak lepas dari latihan keras, dedikasi, disiplin, semangat juang yang tinggi, serta solidaritas dan kerja sama yang solid antara manajer, pelatih, official, dan tim yang tergabung bersama Laskar Srigati,” jelas Azzam.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi, sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas. Selain itu, prestasi ini diharapkan mendorong pembinaan pencak silat yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan UIN Ponorogo.
“Harapannya, ke depan akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional, serta semakin mengharumkan nama UIN Ponorogo di kancah olahraga pencak silat,” imbuhnya.
Azzam juga mengungkapkan bahwa persiapan menghadapi kejuaraan tersebut dilakukan selama kurang lebih dua bulan.
“Kami tidak boleh hanya berbangga menjadi salah satu peraih medali emas terbanyak. Kami juga bertekad untuk terus melakukan pembinaan bagi generasi penerus.”
“Seluruh kegiatan tentu akan kami evaluasi agar ke depan para atlet bisa lebih siap dan matang menghadapi event-event berikutnya,” pungkasnya, Senin (22/12/2025).***




