
PONOROGONEWS.ID – Pemerintah pusat menyalurkan lima unit smartboard ke Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Ponorogo. Bertambahnya fasilitas teknologi tersebut bertujuan untuk mendukung proses belajar mengajar di SR.
Perangkat yang tiba di SR Ponorogo sudah siap dipasang tinggal menunggu kedatangan teknisi dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A).
Kepala Sekolah Rakyat Ponorogo, Devit Tri Candrawati, menginformasikan bahwa pihak sekolah kini sedang menunggu kedatangan teknisi dari Dinsos-PPPA guna melakukan perakitan sebelum perangkat dimanfaatkan, Senin (17/11/2025).
“Senin rencananya dirakit, tinggal menunggu teknisi dari Dinsos-PPPA. Setelah itu kami langsung uji coba,” ujar Devit.
Kehadiran smart board ini, kata Devit, diharapkan dapat memperkuat efektivitas pembelajaran bagi 125 siswa yang menempuh pendidikan di lembaga non-formal tersebut.
Selain smart board, SR Ponorogo juga masih menunggu kedatangan unit laptop dari Kementerian Sosial (Kemensos), sesuai komitmen Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada kunjungan sebelumnya. Sebagai informasi, pengiriman tahap awal diperkirakan tiba pada akhir November 2025.
Devit menyebut laptop tahap pertama akan dibagikan kepada siswa SMA, guru, serta kepala sekolah sebelum dilanjutkan ke seluruh peserta didik. Seluruh perangkat nantinya akan ditempatkan di ruang kelas.
“Laptop tidak boleh dibawa ke asrama, hanya di kelas saja,” ujar kepala sekolah SR Ponorogo itu.
Dengan hadirnya berbagai fasilitas digital di SR Ponorogo tersebut, Devit berharap mutu pembelajaran dapat meningkat dan mendorong perluasan kompetensi siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi.
“Harapannya guru juga makin semangat dan inovatif dalam mengajar. Semua fasilitas ini untuk menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan digitalisasi,” pungkasnya.**




