Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita Sudah Kantongi Beberapa Nama Calon Sekda

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita Sudah Kantongi Beberapa Nama Calon Sekda

PONOROGONEWS.ID – Setelah Rapat Paripurna bersama DPRD Ponorogo dengan agenda pembahasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo menggelar Rapat Paripurna Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 dengan agenda mendengarkan Jawaban Bupati Ponorogo atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sari Gunung. Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita mengaku sudah menemukan nama-nama calon sekretaris daerah.

Menurutnya, saat ini masih berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur, setelah itu baru ditetapkan sekretaris daerah yang akan menggantikan Agus Pramono.

“Sekada Insya Allah sudah, tinggal kita koordinasikan dengan Gubernur,” ujar Lisdyarita.

Sebagaimana diketahui, nama Agus Pramono menjadi salah satu dari 7 orang yang ditangkap oleh KPK lewat OTT pada 7 November 2025 lalu.

Pertanyaan besar pun muncul: siapa figur paling layak menggantikan Agus Pramono?

Untuk menduduki jabatan Sekda, sejumlah syarat mutlak harus dipenuhi. Calon wajib pernah mengikuti Diklat Pimpinan II, memiliki pengalaman di dua jabatan struktural eselon II berbeda, serta berstatus minimal pangkat Pembina Tingkat I (IV/b). 

Dari sisi pendidikan, minimal berijazah sarjana, dan usianya masih memenuhi ketentuan, yakni maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun (BUP).

Dari sekian nama di lingkungan Pemkab Ponorogo, tiga pejabat senior dinilai memenuhi kriteria tersebut. Mereka adalah Drh Sapto Djatmiko Tjipto, Agus Sugiharto, dan Imam Basori. 

Ketiganya sama-sama berpengalaman panjang dalam birokrasi dan pernah menempuh Diklat Pim II, syarat wajib calon Sekda.

Profil Calon Sekda di Kabupaten Ponorogo

Drh Sapto Djatmiko Tjipto – Kepala Diskominfo Ponorogo

Sosok Sapto Djatmiko dikenal luas di lingkungan Pemkab Ponorogo. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfo) itu adalah lulusan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) tahun 1985.

Baca Juga: —  Satgas Penghijauan Ponorogo Catat Hasil Nandur Panguripan, Siapkan Strategi Lanjutan Hadapi Musim Hujan

Kariernya di pemerintahan dimulai pada 1992 setelah restu orang tua membawanya meniti jalan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Awalnya, Sapto bertugas sebagai staf di Bappeda Ponorogo, sebelum kemudian dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis: Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, hingga Kalaksa BPBD Ponorogo.

Kini, Sapto menahkodai Diskominfo. Ia tercatat pernah ikut seleksi Sekda pada 2012, bersamaan dengan Agus Pramono. “Namun yang lolos Agus Pramono,” begitu kisah yang masih diingat banyak kalangan birokrat hingga kini.

Dengan rekam jejak yang matang lintas bidang, Sapto menjadi salah satu kandidat kuat untuk kembali bersaing merebut kursi tertinggi ASN Ponorogo itu.

Agus Sugiharto – Kepala BPPKAD Ponorogo

Nama Agus Sugiharto, atau akrab disapa Ugin, juga masuk radar kuat calon Sekda. Ia merupakan lulusan Akademi Pemerintah Dalam Negeri (APDN) Malang dan dikenal sebagai pejabat dengan rekam akademik mumpuni—bahkan menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral (S3).

Agus memulai karirnya pada 1988, dan hampir seluruh perjalanan birokrasi dihabiskan di bidang perencanaan dan keuangan daerah. Ia lama berkiprah di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD), baik sebagai staf maupun pimpinan.

Perjalanan kariernya cukup berwarna. Pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, lalu berpindah ke Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora), kemudian menahkodai Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperinda). Kini, ia kembali ke habitat lamanya di BPPKAD.

Kepakarannya di bidang manajemen keuangan daerah membuatnya kerap dilibatkan dalam penyusunan APBD dan berbagai kebijakan fiskal daerah.

Imam Basori – Inspektur Pemkab Ponorogo

Satu lagi nama yang tak kalah kuat adalah Imam Basori, Inspektur Kabupaten Ponorogo. Pria yang akrab disapa Ibas ini merupakan alumnus Sekolah Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) angkatan 1997 dan berasal dari Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: —  Monumen Reog Ponorogo, Sebuah Ambisi Kecil Penguasa

Perjalanan kariernya cukup khas birokrat daerah. Ia mengawali tugas sebagai Lurah Nologaten, kemudian dipercaya menjadi Sekretaris Camat (Sekcam) Ponorogo Kota. Setelah itu, Ibas naik menjadi Camat Ngrayun, wilayah tertinggi di Kabupaten Ponorogo.

Kinerjanya yang dianggap tangguh membuatnya dipercaya menduduki sejumlah posisi penting, termasuk Kalaksa BPBD Ponorogo. Bahkan, ia sempat menjadi Pelaksana Harian (Plh) Sekda Ponorogo ketika Agus Pramono menunaikan ibadah haji.

Dengan pengalaman lintas bidang dan pemahaman mendalam terhadap mekanisme pengawasan pemerintahan, Ibas disebut-sebut punya peluang besar dalam bursa calon Sekda kali ini.***

Author

  • Redaksi Ponorogo News

    Portal berita yang tumbuh dari kota Ponorogo yang menyajikan informasi aktual, independen, dan inspiratif seputar peristiwa, gaya hidup, budaya dan pendidikan.

Bagikan Artikel ini: