
PONOROGONEWS.ID – Tongkat estafet kepemimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ponorogo resmi berganti, Welas Arso menjadi ketua periode 2025-2028 menggantikan Siti Noor Aini.
Hal tersebut setelah PWI Ponorogo melakukan Konferensi ke 4 di Planet Warock Cafe pada Rabu (29/10/2025). Dalam acara yang berlangsung selama 1 hari penuh itu dihadiri oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Dalam sambutannya, Sugiri Sancoko mengatakan PWI harus ikut andil dalam perubahan menuju Ponorogo Hebat. Lewat media, diharapkan wartawan mampu memberikan sumbangsih untuk generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Mbak Nora yang hari ini sudah demisioner dan sudah purna, tapi masih dalam satu kabinet dengan Mas Arso. Yang kedua, Mas Arso dan kawan-kawan, selamat bertugas. Tugasnya tidak hanya sekedar membesarkan PWI. Namanya PWI, sinarnya harus sampai ke mana-mana, sinarnya harus mencerdaskan,” ujar Sugiri Sancoko.
“Ke depan, saya mimpi besar ada program-program yang memotret kita ke depan adalah anak-anak kita. Kalau kita pengen melihat foto kita ke depan, 25 tahun yang akan datang, sama seperti kita melihat anak-anak yang sekarang duduk di bangku SD, SMP, itu potret kita 25 tahun ke depan. Maka mimpi besar kami, di situasi media yang sudah digitalisasi begini, PWI ikut andil dan ambil bagian dalam literasi digital dan bersopan santun menggunakan media dengan cara yang cerdas,” tuturnya.
Lebih lanjut, bupati yang juga pernah berprofesi sebagai wartawan itu berpesan agar kualitas jurnalistik dari para pengurus PWI Ponorogo tetap berimbang dan indah dibaca.
“PWI harus menjaga kualitas jurnalisnya agar setiap berita sesuai dengan kaidah jurnalistik. Kita, Pemkab dengan PWI, harus menjadi mitra yang baik. Mudah-mudahan ke depan bisa nyambunglah program-program yang baik-baik. Monggo, kita siarkan yang baik-baik agar kemudian Ponorogo menjadi baik. Yang lain-lain, silakan kritis. Kritik itu bagian dari jamu yang harus diminum biar keren.”
Sementara itu, Ketua PWI terpilih, Welas Arso mengatakan akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas para anggotanya.
“Program kami yang pertama adalah peningkatan status atau kualitas dari PWI Ponorogo melalui LKWI (Latihan Karya Wartawan Indonesai), yang kemarin sudah kami konsulkan dengan Pak Lutfi. Kami juga akan mengadakan konsolidasi dengan beberapa teman yang belum masuk PWI, karena PWI adalah salah satu organisasi pers tertua di Indonesia,” jelasnya.***



